Selamat Datang..
Tampilkan postingan dengan label hiburan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hiburan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Januari 2019

Keputusan Partai Bulan Bintang Mendukung Jokowi-Maruf Amin di #Pilpres2019 Dinilai Moderat dan Bijaksana

ilustrasi/sumber
STUDY IN ASAHAN -- Keputusan Rakornas Partai Bulan Bintang yang mendukung pasangan calon presiden Joko Widodo dan Maruf Amin (baca) di Pemilihan Presiden 2019 mendatang dinilai sebuah jalan moderat dan bijaksana.

Hal itu diungkapkan A. Gani Abdullah, caleg PBB dari NTB, baru-baru ini dalam sebuah posting di grup Ikatan Simpatisan dan Kader Bulan Bintang.

Baca: Yusril Buka-bukaan Soal Draf Aliansi yang Tak Digubris Prabowo
Baca: Yusril: Koalisi Keummatan Fatamorgana, Prabowo Fitnah Saya

Menurutnya, keputusan itu adalah yang terbaik yang harus didukung oleh seluruh simpatisan.

"Saudaraku para kader,caleg dan simpatisan PBB..Terkait Surat Keputusan DPP-PBB. no: Sk.pp/1442/Pilpres 2019 tidak ada yg perlu dipertentangkan apalagi dipermasalahkan apabila kita mau mencermati secara jernih dan cerdas mengenai substansi maupum conten SK tersebut..
Secara substansial SK tersebut luar biasa bijaksana n moderat karena memback up semua aspirasi dan kepentingan semua elemen kader,caleg dan simpatisan PBB.

Bagi kader,caleg dan simpatisan yg tidak bisa terima poin 1 dan 2 kan masih ada poin yg ke 3..Jadi kita tidak usah uring"an dgn berbagai pernyataan misalnya undur diri sbg caleg PBB.Tenggelamkan PBB serta masih banyak pernyataan lain yg semisal.. Terkait adanya kelompok yg patuh pada poin 1 dan 2 serta ada kelompok yg bersikap dgn landasan poin ke 3 mari kita solid dan tetap bersatu sebagaimana termaktub dalam poin ke 4..
#Personalstrategiberperan..," tulisnya.

FB


Sebelumnya Julkifli Marbun, Caleg DPR RI Dapil Sumut II juga mengungkapkan hal yang serupa. Dia berpendapat bahwa ada argumen penting di belakang keputusan yang dibuat Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra itu.

"Keputusan YIM membuat banyak diskusi WAG mengalir dgn deras. Kencang.. byk analisis... Politisi lama biasanya punya pertimbangan yg yg krng bs dijangkau bg yg br mengerti. ...Tp dr bbrp alur info di bbrp WAG, yg kelihatan sprti terorkestra, satu hal yg luput ditanya atau jd pertanyaan adalah.. jk bnr YIM pd awalnya brsahaa untuk mendukung 02.. tp pd akhirnya berikhtiyar mendukung 01.. apa yg terjadi?? Kalo temanya kecil kyknya tdk akan smp bgitu..," tulisnya dalam sebuah diskusi di WAG.

FB

Menurut tokoh muda Humbang Hasundutan ini, politisi yang sudah matang seperti YIM pasti memiliki argumen kuat dalam membuat keputusan.

Minggu, 27 Mei 2018

Agama Shamanisme di Korea, Kepercayaan atas Kerasukan

STUDY IN ASAHAN -- Kepercayaan tradisional Korea adalah bentuk kepercayaan yang dipengaruhi berbagai agama, pemikiran dan kepercayaan selama ribuan tahun di Korea. Pengaruh tersebut yang paling utama adalah Shamanisme, Buddhisme, Taoisme dan Konfusianisme. Faktor-faktor ini telah membentuk pikiran dan kehidupan bangsa Korea. Lihat juga artikel agama di Korea.

Ritual dan tradisi shamanisme telah dipraktikkan di Korea selama ribuan tahun. Sepanjang sejarah Korea, kepercayaan shamanisme telah dipengaruhi oleh agama Buddha dan Tao secara mendalam. Walaupun kepercayaan ini tidak lagi banyak pengikutnya seperti dahulu, praktiknya tetap hidup.

Dalam shamanisme, roh dipanggil dalam tubuh seorang wanita. Sehingga pendeta shaman biasanya perempuan.

Untuk membuktikan kesaktian roh yang merasuki, biaanya tubuh yang kerasukan akan berdiri di atas pisau atau pedang.



Rabu, 28 Februari 2018

Ketika Materi Ceramahnya Didebat ICW, Ini Tanggapan #UstadzAbdulSomad

Ustaz Abdul Somad kembali membuat ramai . Ini setelah dirinya mengeluarkan pernyataan yang menimbulkan kontroversial saat ceramah.

Dalam salah satu video yang beredar di YouTube, Ustaz Somad awalnya membacakan pertanyaan dari jamaah.

"Bagaimana hukumnya seorang nyogok jadi pegawai? Dengan jalan harapan, apakah gaji yang ia dapatkan itu halal apa haram?" ujar Ustaz Somad membacakan pertanyaan jamaah.

Ustaz Somad memberikan jawabannya.

Menurut dia, nyogok terbagi dua, ada nyogok konvensional dan nyogok syariah.

Ustaz Somad memberikan contoh ada penerimaan guru, syaratnya ada 3.

Ada pelamar yang memenuhi syarat yaitu sudah honor 5 tahun, ijazah FKIP, IP 3,7.

Datanglah pegawai honor itu pegawai yang menjadi panitia penerimaan pengawai.

Pegawai panitia penerimaan pegawai baru itu meminta uang. "Pegawai itu bilang wani piro?" kata Ustaz Somad.

Selanjutnya

Jumat, 22 Januari 2010

Fakultas Syariah, IAIDU

Terwujudnya Sarjana mukmin, muttaqin dan mampu menyahuti tantangan reformasi dan supremasi hukum sebagai skill syari'ah yang kreatif

Misi FAKULTAS SYARI'AH

1. Memposisikan Martabat Syari'ah dalam persepsi masyarakat sebagai upaya optimalisasi kadarkum dalam rangka tegaknya hukum dan keadilan.
2. Menempatkan penanganan Administrasi Akademik dalam kinerja ekstra sebagai upaya pemberhasilan Optimalisasi pendidikan.
3. Tumbuhnya antusias mahasiswa secara dinamis dalam melakukan kajian ilmiah yang lebih spesifik keperdataan dan konprehensif tentang hukum dalam berbagai aspeknya.
4. Tersahutinya persoalan hukum Islam secara profesional untuk diterima, dipahami, dan ditaati oleh masyarakat.
5. Mahasiswa memiliki disiplin keilmuan dan kepekaan sosial sebagai calon Sarjana Hukum Islam (S.HI) yang intelek dan moderat.

Fakultas Tarbiyah, IAIDU

Visi FAKULTAS TARBIYAH

Menjadi fakultas tarbiyah terpercaya dalam pendidikan Agama Islam dan Kependidikan Islam yang implementatif di Masyarakat.

Misi FAKULTAS TARBIYAH

1.
Melaksanakan dan pengembangan ilmu - ilmu pendidikan Agama Islam dan Kependidikan Islam dengan Methodologi yang sesuai dan terkini.
2.
Menyelenggarakan Manajemen Kelembagaan, kegiatan pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.


3.
Memberikan pembinaan Sumber Daya Manusia sesuai dengan kebutuhan masyarakat.









Praktikum Mahasiswa

* PPL I (Micro Teaching)

Mahasiswa berhak untuk mengambil mata kuliah PPL I (Micro teaching) sesuai dengan IPK yang telah dimilikinya, PPL I dilaksanakan di laboratorium Micro teaching. Adapun biaya SKS dan biaya pelaksanaan praktikum, hal - hal yang belum diatur dalam peraturan tersendiri.

* PPL II (Praktek mengajar )

Mahasiswa yang berhak untuk mengikuti PPL II apabila Mahasiswa tersebut telah menyelesaikan mata kuliah PPL I.
PPL II dilaksanakan pada akhir semester genap atau tahun ajaran baru di sekolah - sekolah yang ditentukan selama satu semester. Mahasiswa PPL II, wajib melunasi biaya administrasi keuangan sesuai dengan yang ditentukan. PPL II merupakan persyaratan untuk mengikuti KKL.

Sejarah Inalum

Setelah upaya memanfaatkan potensi Sungai Asahan yang mengalir dari Danau Toba di Propinsi Sumatera Utara untuk menghasilkan tenaga listrik mengalami kegagalan pada masa pemerintahan Hindia Belanda, pemerintah Republik Indonesia bertekad mewujudkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di sungai tersebut.

Tekad ini semakin kuat ketika tahun 1972 pemerintah menerima dari Nippon Koei, sebuah perusahaan konsultan Jepang laporan tentang studi kelaikan Proyek PLTA dan Aluminium Asahan. Laporan tersebut menyatakan bahwa PLTA laik untuk dibangun dengan sebuah peleburan aluminium sebagai pemakai utama dari listrik yang dihasilkannya.

More

Sirkuit Asahan akan jadi bukti sejarah

Sirkuit Graha Asahan Indah Kota Kisaran akan jadi bukti sejarah serta memukau penonton dan pecinta motocross pada 22-23 September nanti dalam rangka Kejuaraan Muspida Idul Fitri Motocross 2009 yang dilaksanakan OP Ladon 89 Asahan-Tanjungbalai.

"Lapangan sudah oke, sekarang tinggal pembalapnya yang akan menyesuaikan diri dengan lapangan," ujar Manajer Sirkuit Graha Asahan Indah, Herry Koces, kepada Waspada, Sabtu.

Menurutnya, dalam beberapa hari ini, para pembalap sudah sering latihan di sirkuit tersebut, khususnya di kelas eksekutif. Dari pantauannya, semua pembalap sudah mulai menguasai sirkuit.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Asahan Rahmad Hidayat Siregar mengakui sirkuit tersebut lumayan menantang, sehingga pada waktu latihan sempat terjatuh saat akan memotong rivalnya Ketua DPD IPK Asahan T Johnson hingga mengalami luka ringan.

"Tak semudah yang kubayangkan, rupanya balapan tahun ini cukup menantang dari balapan sebelumnya," ujar Dayat yang juga mantan pembalap pada tahun 90-an.

Berbeda dengan Ketua OP Ladon 89 Asahan-Tanjungbalai, Nurkarim Nehe menyatakan, akan bersaing ketat dengan para crosser yang melibatkan Kapolres Asahan AKBP Rudi Sumardiyanto, Dandim 0208/AS Letkol Inf herry CH dan Kasdim Mayor Inf Thomson Siahaan plus Ketua DPD IPK Asahan T Johnson.

"Meskipun saya pembalap dadakan, dengan sepeda motor ini jalan lurus akan kutebas habis. Tikungan dan jumping keteter, rintangan berlumpur kugasak," ungkap Nurkarim sambil tersenyum.
 
Back To Top
Distributed By Blogger Templates | Designed By OddThemes