Selamat Datang..
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Mei 2018

Tim Safari Ramadhan Asahan Kunjungi 202 Masjid di 25 Kecamatan

STUDY IN ASAHAN -- Ramadhan 1439 H, Pemkab Asahan membentuk tim Safari Ramadhan yang nantinya akan mengunjungi 202 Masjid dan Musholla yang ada di 25 Kecamatan di Kabupaten Asahan untuk memberikan ceramah agama pada pelaksanaan Sholat Taraweh selama Bulan Puasa.

Hal ini diungkapkan Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang saat menggelar acara buka puasa bersama dengan tim Safari Ramadhan dengan FKPD Asahan di Rumah Dinas Bupati Asahan, Jalan Jend. Sudirman Kisaran.

“Setiap tahunnya Pemkab Asahan beserta tokoh agama dan masyarakat melaksanakan Safari Ramadhan. Ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita. Dimana tim Safari Ramadhan beserta ASN yang telah dihunjuk mengunjungi Masjid dan Musholla dan melakukan dakwah mulai saat berbuka puasa, Sholat Maghrib berjamaah dan dilanjutkan dengan Taraweh. Dimana tujuan utamanya adalah untuk bersilaturrahmi dengan warga yang berada di 25 Kecamatan sekaligus untuk mendengarkan aspirasi warga tentang pembangunan fisik dan mental warga” ujar Taufan.

Taufan juga menambahkan dalam kunjungannya tim Safari Ramadhan juga memberikan bantuan ke Masjid dan Musholla yang dikunjungi.

“Bantuan tersebut berupa uang tunai untuk kemakmuran masjid dan barang berupa sajadah” jelasnya.

Masih dikatakan Taufan, bahwa dalam kunjungan Safari Ramadhan ini “Saya minta dalam tausiah nantinya untuk memberikan pesan bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan,” demikian kata Taufan dihadapan seluruh tim saat menjamu dalam acara berbuka bersama di aula Rumah Dinasnya. (sumber)

Rabu, 28 Februari 2018

Ketika Materi Ceramahnya Didebat ICW, Ini Tanggapan #UstadzAbdulSomad

Ustaz Abdul Somad kembali membuat ramai . Ini setelah dirinya mengeluarkan pernyataan yang menimbulkan kontroversial saat ceramah.

Dalam salah satu video yang beredar di YouTube, Ustaz Somad awalnya membacakan pertanyaan dari jamaah.

"Bagaimana hukumnya seorang nyogok jadi pegawai? Dengan jalan harapan, apakah gaji yang ia dapatkan itu halal apa haram?" ujar Ustaz Somad membacakan pertanyaan jamaah.

Ustaz Somad memberikan jawabannya.

Menurut dia, nyogok terbagi dua, ada nyogok konvensional dan nyogok syariah.

Ustaz Somad memberikan contoh ada penerimaan guru, syaratnya ada 3.

Ada pelamar yang memenuhi syarat yaitu sudah honor 5 tahun, ijazah FKIP, IP 3,7.

Datanglah pegawai honor itu pegawai yang menjadi panitia penerimaan pengawai.

Pegawai panitia penerimaan pegawai baru itu meminta uang. "Pegawai itu bilang wani piro?" kata Ustaz Somad.

Selanjutnya

Polisi Damaikan Pesantren dan Warga

Komplain warga atas Pondok Pesantren Manba’ul Hidayah dengan warga setempat yang sempat mencuat kepermukaan akhirnya berujung damai.

Hal itu dikatakan Kapolsek Kota Kisaran Iptu Rianto, Jumat (19/1) saat dikonfirmasi, persoalan yang sempat mencuat ke permukaan atas komplain warga dengan Pondok Pesantren Manba’ul Hidayah di Jalan Bawal Lingkungn III Kelurahan Bunut Barat Kecamatan Kota Kisaran Barat akhirnya selesai, tegasnya.

Berdasarkan komplain yang disampaikan warga atas nama Hasanah Nasution (51) terhadap Pondok Pesantren Manba’ul Hidayah, persoalannya keberatan atas cucuran air hujan yang langsung jatuh di jalan tempatnya melintas serta aroma tidak sedap yang diduga akibat kebocoran tank WC milik pesantren, jelasnya.

Kedua belah pihak kami pertemukan, ujar Rianto yang turun langsung  memediasi mengaku sempat terjadi pedebatan diantara keduanya dan akhirnya pihak pesantren menyepakati permintaan warga yang tinggal persis bersebelahan dengan bangunan pondok atau kelas.

Pondok Pesantren Manba’ul Hidayah yang diwakili oleh Ustad Umar akhirnya menyepakati akan memasang talang air dan memperbaiki tank WC agar tidak mengganggu warga yang tinggal bersebelahan dengan bangunan.

Polri selaku pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, selalu siap sebab tidak persoalan yang tidak bisa diselesaikan, pungkas mantan Kanit Tipikor Polres Asahan itu. (sumber)

Jumat, 22 Januari 2010

Fakultas Dakwah, IAIDU

Menghasilkan Sarjana yang profesional dibidang dakwah dan ilmu komunikasi serta berakhlakul karimah.

Misi FAKULTAS DAKWAH

1. Menyelenggarakan pendidikan dibidang dakwah dan komunikasi
2. Melaksanakan penelitian bidang sosial kemasyarakatan secara komprehensip
3. Meningkatkan kemampuan Mahasiswa dibidang dakwah untuk dapat mengatasi masalah - masalah yang berkembang dimasyarakat.
4. Melaksanakan pembinaan menejerial dakwah secara profesional dan aktual.
5. Mewujudkan Alumni yang memiliki jiwa kepemimpinan yang islami.

Fakultas Syariah, IAIDU

Terwujudnya Sarjana mukmin, muttaqin dan mampu menyahuti tantangan reformasi dan supremasi hukum sebagai skill syari'ah yang kreatif

Misi FAKULTAS SYARI'AH

1. Memposisikan Martabat Syari'ah dalam persepsi masyarakat sebagai upaya optimalisasi kadarkum dalam rangka tegaknya hukum dan keadilan.
2. Menempatkan penanganan Administrasi Akademik dalam kinerja ekstra sebagai upaya pemberhasilan Optimalisasi pendidikan.
3. Tumbuhnya antusias mahasiswa secara dinamis dalam melakukan kajian ilmiah yang lebih spesifik keperdataan dan konprehensif tentang hukum dalam berbagai aspeknya.
4. Tersahutinya persoalan hukum Islam secara profesional untuk diterima, dipahami, dan ditaati oleh masyarakat.
5. Mahasiswa memiliki disiplin keilmuan dan kepekaan sosial sebagai calon Sarjana Hukum Islam (S.HI) yang intelek dan moderat.

Fakultas Tarbiyah, IAIDU

Visi FAKULTAS TARBIYAH

Menjadi fakultas tarbiyah terpercaya dalam pendidikan Agama Islam dan Kependidikan Islam yang implementatif di Masyarakat.

Misi FAKULTAS TARBIYAH

1.
Melaksanakan dan pengembangan ilmu - ilmu pendidikan Agama Islam dan Kependidikan Islam dengan Methodologi yang sesuai dan terkini.
2.
Menyelenggarakan Manajemen Kelembagaan, kegiatan pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.


3.
Memberikan pembinaan Sumber Daya Manusia sesuai dengan kebutuhan masyarakat.









Praktikum Mahasiswa

* PPL I (Micro Teaching)

Mahasiswa berhak untuk mengambil mata kuliah PPL I (Micro teaching) sesuai dengan IPK yang telah dimilikinya, PPL I dilaksanakan di laboratorium Micro teaching. Adapun biaya SKS dan biaya pelaksanaan praktikum, hal - hal yang belum diatur dalam peraturan tersendiri.

* PPL II (Praktek mengajar )

Mahasiswa yang berhak untuk mengikuti PPL II apabila Mahasiswa tersebut telah menyelesaikan mata kuliah PPL I.
PPL II dilaksanakan pada akhir semester genap atau tahun ajaran baru di sekolah - sekolah yang ditentukan selama satu semester. Mahasiswa PPL II, wajib melunasi biaya administrasi keuangan sesuai dengan yang ditentukan. PPL II merupakan persyaratan untuk mengikuti KKL.

INSTITUT AGAMA ISLAM DAAR AL ULUUM, Kisaran, Asahan, Sumatera Utara

INSTITUT AGAMA ISLAM DAAR AL ULUUM Asahan, disingkat IAIDU. Institut Agama Islam Daar Al Uluum Asahan Kisaran berstatus Badan Hukum berakta Notaris Joan Palti Situmeang, SH tanggal 10 Maret 1977 Nomor 10 Medan, Akta Notaris Ny. Isli Burhanuddin Siregar, SH tanggal 21 Juli 1955 No. 12 Kisaran.

Kampus IAIDU Asahan berkedudukan di Kisaran dengan alamat kampus Jalan Mahoni (Sibogat) Kisaran Telp/Fax (0623) 42468/(0623) 42468 Kisaran.

Pada IAIDU Asahan terdapat Fakultas - Fakultas yang melaksanakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Civitas Akademik adalah satuan yang terdiri atas Dosen dan Mahasiswa di IAIDU
Asahan. Pada IAIDU Asahan terdapat lembaga berikut :
1. Lembaga Pendidikan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
2. Lembaga Pusat Bahasa dan Komputer.

IAIDU Asahan menjunjung tinggi kebebasan ilmiah bagi pendidikan tinggi yang bermakna kebebasan untuk memelihara dan memajukan agama Islam dalam perspektif ilmu pengetahuan melalui penelitian dan penyebaran ilmu serta syiar Islam.
IAIDU Asahan menjunjung tinggi kebebasan mimbar yang berarti kebebasan mengemukakan pendapat dalam forum ilmiah Perguruan Tinggi dalam bentuk ceramah.

IAIDU menjunjung tinggi etika akademik yang berarti menghargai hakekat masing - masing ilmu, perbedaan pemikiran, penulisan dan diskusi menurut metode ilmiah.
Di IAIDU Asahan disiplin ilmu, seni, yang diajarkan tetap ditinjau dalam perspektif Islam.



More
 
Back To Top
Distributed By Blogger Templates | Designed By OddThemes